Bumbu Cabai Merah
Harga dilihat 2026-08-15 · belum termasuk ongkir
Kamu bayar Rp35.140 lihat rincian
| Harga di toko | Rp27.400 |
| Batas atas (toleransi 10% kalau harga naik) | Rp30.140 |
| Layanan Risos | Rp5.000 |
| Ditahan sekarang | Rp35.140 |
Kalau harganya masih Rp27.400 saat kami membeli, Rp2.740 kembali ke Saldo — jadi yang benar-benar keluar Rp32.400. Ongkir dihitung terpisah saat alamatmu diisi.
- Dana ditahan sampai barang diterima — kalau harganya melewati batas atas, kami tidak membeli dan dana kembali utuh.
- Faktur atas nama PT Riset Sinergi Sosial, bisa dilampirkan ke laporan dana penelitian.
- Dibelikan manual oleh tim kami, biasanya 1×24 jam kerja.
Keterangan dari toko
[block id=”kelebihan-produk-full”] [block id=”cara-simpan-produk-full”] [block id=”dimensi-produk-bumbu”] Profil Bumbu Red chili spice mix, sering disebut hanya sebagai “bumbu cabai” atau “campuran cabai”, adalah campuran berbagai bumbu dan rempah yang digunakan untuk membumbui masakan cabai. Bumbu cabai biasanya mencakup kombinasi bahan-bahan yang menambah kedalaman, panas, dan rasa pada resep cabai. Napak Tilas Asal Bumbu Sejarah campuran bumbu cabai dan perkembangan cabai sebagai suatu hidangan memiliki asal usul yang menarik, terutama jika ditelusuri ke Amerika Serikat bagian barat daya dan Meksiko. Cabai, dalam berbagai bentuk, telah menjadi bagian dari tradisi kuliner masyarakat adat di Amerika selama berabad-abad, digunakan oleh suku asli Amerika seperti suku Aztec dan Inca jauh sebelum kedatangan orang Eropa. Kemudian, cabai yang kita kenal sekarang ini kemungkinan besar berakar pada masakan Meksiko, dengan kata “cabai” sendiri berasal dari bahasa Nahuatl yang diucapkan oleh suku Aztec. Di Meksiko, berbagai hidangan berbahan dasar cabai telah dikonsumsi selama berabad-abad, sering kali menggunakan kombinasi cabai, daging, dan rempah-rempah. Evolusi cabai di Amerika Serikat erat kaitannya dengan Amerika Barat Daya, khususnya Texas. Pada abad ke-19, para koboi dan pemukim di Texas mulai menciptakan hidangan sederhana yang disebut “chili con carne,” yang terdiri dari cabai, daging (biasanya daging sapi), dan rempah-rempah. Ini menjadi makanan yang lezat dan portabel bagi mereka yang sedang bepergian. Selanjutnya, bubuk cabai sebagai campuran bumbu menjadi populer pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Pionir cabai awalnya membawa cabai kering utuh dan menggilingnya sesuai kebutuhan, namun dengan semakin populernya hidangan ini, campuran bubuk cabai yang disiapkan secara komersial diperkenalkan, memudahkan juru masak dalam menyiapkan cabai. Budaya memasak cabai yang modern, di mana individu dan komunitas bersaing untuk membuat cabai terbaik, memb
Barang lain yang mungkin cocok