Bumbu Aglio e Olio
Harga dilihat 2026-08-15 · belum termasuk ongkir
Kamu bayar Rp30.355 lihat rincian
| Harga di toko | Rp23.050 |
| Batas atas (toleransi 10% kalau harga naik) | Rp25.355 |
| Layanan Risos | Rp5.000 |
| Ditahan sekarang | Rp30.355 |
Kalau harganya masih Rp23.050 saat kami membeli, Rp2.305 kembali ke Saldo — jadi yang benar-benar keluar Rp28.050. Ongkir dihitung terpisah saat alamatmu diisi.
- Dana ditahan sampai barang diterima — kalau harganya melewati batas atas, kami tidak membeli dan dana kembali utuh.
- Faktur atas nama PT Riset Sinergi Sosial, bisa dilampirkan ke laporan dana penelitian.
- Dibelikan manual oleh tim kami, biasanya 1×24 jam kerja.
Keterangan dari toko
Profil Bumbu Aglio e Olio adalah hidangan klasik Italia yang menggoda selera dengan kesederhanaannya. Hidangan ini dibuat dengan menumis bawang putih dalam minyak zaitun dan serpihan cabai merah. Untuk memberikan sentuhan tambahan, seringkali disajikan dengan taburan pecorino atau keju parmesan, serta daun peterseli. Meskipun dalam versi asli Italia, aglio e olio biasanya disajikan dengan spageti, Anda memiliki fleksibilitas untuk menggunakan pasta lain seperti linguine, bucatini, atau bahkan bihun sesuai selera Anda. Di wilayah Milan, Italia, ada variasi khusus yang menambahkan remah roti untuk menciptakan tekstur renyah dalam sausnya. Ini adalah ciri khas dari aglio e olio ala Milan. Selain variasi tersebut, ada juga hidangan pedas yang dikenal sebagai spaghetti aglio e olio e pepperoncino. Dalam dialek Abruzzo dan Roma, hidangan ini disebut aglio olio e peparzo. Versi pedas ini menggunakan cabai segar atau kering yang ditumis bersama bawang putih dan minyak, memberikan rasa pedas yang khas. Beberapa variasi lain mungkin menambahkan sedikit mentega dan daun peterseli cincang sebagai hiasan. Dengan beragam varian ini, aglio e olio menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda-beda sesuai dengan selera dan preferensi pribadi Anda. Napak Tilas Asal Bumbu Aglio e Olio, hidangan pasta yang menggoda selera ini, memiliki akar sejarahnya yang beragam. Hidangan ini berasal dari Napoli, dan kadang-kadang terkait dengan wilayah Abruzzo Timur, sebuah daerah terpencil sekitar 50 mil timur Roma yang dulunya terkenal karena kemiskinan dan keterbelakangannya, namun kini telah berkembang secara signifikan. Nama “aglio e olio” sendiri mengandung arti sederhana, yaitu “bawang putih dan minyak.” Hidangan pasta ini telah ada sejak 1800-an atau bahkan lebih awal. Konon, itu adalah hidangan favorit Raja Bourbon Ferdinand IV, yang bahkan memerintahkan penciptaan alat bercabang dengan 4 gigi untuk memudahkan konsumsi pasta bawang putih dan minyak. Tetapi ada juga pendapat bahwa a
Barang lain yang mungkin cocok