Bumbu Sate Lilit
Harga dilihat 2026-08-15 · belum termasuk ongkir
Kamu bayar Rp29.943 lihat rincian
| Harga di toko | Rp22.675 |
| Batas atas (toleransi 10% kalau harga naik) | Rp24.943 |
| Layanan Risos | Rp5.000 |
| Ditahan sekarang | Rp29.943 |
Kalau harganya masih Rp22.675 saat kami membeli, Rp2.268 kembali ke Saldo — jadi yang benar-benar keluar Rp27.675. Ongkir dihitung terpisah saat alamatmu diisi.
- Dana ditahan sampai barang diterima — kalau harganya melewati batas atas, kami tidak membeli dan dana kembali utuh.
- Faktur atas nama PT Riset Sinergi Sosial, bisa dilampirkan ke laporan dana penelitian.
- Dibelikan manual oleh tim kami, biasanya 1×24 jam kerja.
Keterangan dari toko
Profil Bumbu Sate lilit adalah hidangan khas Bali yang memiliki citarasa khas yang gurih, sedikit pedas, dan manis, serta aroma yang unik. Tradisionalnya, bahan utama sate lilit terdiri dari ikan laut dan daging babi. Dalam budaya Bali, penggunaan daging sapi dihindari karena dianggap suci oleh mayoritas penduduk Hindu. Namun, dengan perkembangan zaman dan keberagaman konsumen, sate lilit juga dapat dibuat dari berbagai jenis daging, mulai dari daging sapi, daging ayam, hingga daging kura-kura yang dicincang halus. Meskipun bahan dasarnya beragam, sate lilit tetap mempertahankan rasa yang khas. Nama “sate lilit” memiliki arti yang menggambarkan cara pembuatannya. “Lilit” dalam bahasa Indonesia berarti “dibelit”, dan ini merujuk pada proses pengolahan daging dalam hidangan ini. Berbeda dengan sate pada umumnya yang ditanamkan pada tusuk bambu, sate lilit dibuat dengan cara membentuk adonan daging cincang dan melilitkannya ke tusuk yang berbentuk pipih atau menggunakan batang serai. Selanjutnya, sate ini dipanggang di atas arang, memberikan cita rasa khas yang gurih. Tampilan sate lilit juga memiliki daya tarik sendiri, dengan warna kuning yang menggoda, yang berasal dari bumbu basa genep yang digunakan dalam proses memasaknya. Sate lilit bisa dinikmati dengan cara yang berbeda dibandingkan dengan sate biasa yang sering disajikan dengan bumbu kacang. Anda dapat menyantap sate lilit secara langsung atau menambahkannya ke hidangan lain seperti nasi hangat atau tuna. Untuk penyajiannya, sate lilit biasanya disajikan dalam jumlah ganjil, seperti 3 tusuk atau 5 tusuk, lalu diikat bersama dan diletakkan di tengah hidangan lawar. Lawar ini memiliki empat jenis, yaitu lawar putih, hitam, hijau, dan merah, masing-masing mewakili empat arah mata angin yang dijaga oleh para dewa dalam budaya Bali. Sate lilit adalah sebuah hidangan yang menggabungkan rasa, tradisi, dan makna simbolis yang kaya dalam budaya Bali. Napak Tilas Asal Bumbu Sate lilit adalah hidangan khas Klung
Barang lain yang mungkin cocok